Bank Indonesia atau yang biasa disebut BI merupakan lembaga negara independen yang bertugas menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Ketiganya perlu diintegrasi agar tujuan mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah dapat dicapai secara efektif dan efisien. Sebagai produsen mesin antrian
Rekavisitama mendapat kesempatan melakukan pemasangan Grade-Q, mesin antrian di beberapa cabang Bank Indonesia. Sebagai bank sentral di Indonesia

Desain ruang Bank Indonesia secara umum terlihat berbeda dengan bank-bank lainnya di Indonesia. Secara signifikan perbedaan terdapat pada adanya bilik-bilik seperti bilik wartel. rupanya bilik tersebut berfungsi sebagai tempat melayani pelanggan yang kebanyakan berasal dari bank-bank di seluruh Indonesia. Pelanggan masuk ke dalam bilik tersebut kemudian menutup pintu bilik. Setelah itu baru petugas BI membuka tingkap yang menghubungkan dirinya dengan bilik tersebut. Kebijakan semacam ini merasa perlu dilakukan BI untuk menghindari nasabah mengantri berdesak-desakan di depan loket kasir. Petugas keamanan terlihat lebih tegas dan berwibawa. Terlihat ada petugas satpam berbadan tegap, petugas brimob dan petugas berpakaian safari.
Pemasangan Grade-Q, mesin antrian dilakukan dengan pengawasan penuh. Ada pegawai BI bagian teknik yang membantu instalasi. Juga ada petugas keamanan yang memantau setiap saat.

Petugas instalasi hanya bisa bekerja sore hari saat operasional kantor sudah tidak ada sampai malam hari. KTP petugas instalasi ditukar sementara dengan kartu pengunjung. Setiap petugas instalasi akan ke toilet pun tidak luput dari pantauan petugas BI. Mereka dengan senang hati mengantar sampai pintu toilet. Ada hal menarik yang dapat disaksikan petugas Rekavisitama. Mereka dapat melihat proses penghancuran uang yang sedang berlangsung. Uang yang dihancurkan berupa uang rusak yang disetorkan oleh bank-bank lainnya.